My Post

Selamat Datang Duta Besar Repulik Indonesia untuk Jepang Bapak Heri Akhmadi

Sudah sejak lama Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Jepang dipimpin oleh Kuasa Usaha Ad-interim Bapak Tri Purnajaya tepatnya semenjak Duta Besar Bapak Arifin Tasrif diminta Presiden Bapak Joko Widodo untuk menjadi Menteri ESDM. Akhirnya pada tanggal 26 Oktober 2020 Presiden Republik Indonesia mengangkat Duta-duta besar RI untuk beberapa Negara termasuk Jepang yaitu Bapak Heri Akhmadi. Dilansir dari Wikipedia, Bapak Heri Akhmadi adalah politisi senior yang sudah lama berkecimpung di dunia Politik Indonesia yang lahir di Ponorogo 67 tahun yang lalu. Beberapa jabatan penting sudah pernah diampu beliau termasuk salah satunya adalah pernah di DPR-RI. Dari Wikipedia juga dapat dilihat latar belakang pendidikan beliau adalah S1 Teknik dari ITB yang kemudian melanjutkan ke American University. Jadi Menurut saya pas banget lah beliau jadi Duta Besar Jepang.

Setelah dilantik oleh Presiden Alhamdulillah akhirnya beliau tiba di Jepang tepatnya di bandara Haneda Tokyo pada tanggal 16 November 2020 pukul 09.15 pagi waktu Tokyo. Karena ada aturan di Jepang semenjak Covid 19 tentang karantina, tidak terkecuali beliau juga harus menjalani karantina mandiri selama 14 hari atau sampai tanggal 30 November 2020. Walaupun lahir sejak 67 tahun yang lalu tapi semangat masih sama seperti para generasi Y (milenia) hal ini terbukti dengan sejumlah agenda langsung beliau jalankan secara daring salah satunya adalah diskusi dengan PPI Jepang. Semenjak jadi mahasiswa dan aktifis mahasiswa memang beliau sangat tertarik di dunia pendidikan terutama pendidikan untuk orang-orang yang kurang mampu jadi bersilahturami secara daring dengan PPI adalah salah satu agenda yang beliau jadwalkan.  Pas ketika massa karantina berakhir beliau juga mengundang beberapa elemen masyarakat untuk bersilaturahmi salah satunya adalah dengan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Jepang, DKM masjid Al-Ikhlas Kabukicho dan DKM masjid Nusantara.

Dalam silaturahmi dengan PCINU, DKM Masjid Al-Ikhlas dan DKM Masjid Nusantara. Dalam Pertemuan tersebut PCINU diwakili oleh Dr. Miftakhul Huda selaku ketua PCINU, Abdul Azis, MT selaku Rois Syuriah PCINU Jepang, Wahyu, M-Eng selaku Bendahara sedangkan sekertaris PCINU, Achmad Gozhali, M.Si yang bertempat tinggal di Shizuoka tidak dapat hadir sehingga saya kebetulan diminta mewakili. Wah...tentu hal ini tidak terlewat lah karena sudah terbayang menu-menu Indonesia donk, hahahahah...lol. Tidak ketinggalan pula Ketua LazizNU yang baru, Akhmad Munir, S.ag juga hadir dalam silaturahmi tersebut. Sedangkan dari DKM Masjid kabukicho di wakili oleh Muhammad Arief, M, Eng selaku ketua DKM masjid Kabukicho. Masjid Nusantara sendiri diwakili oleh Mas Santos dan Mas Dito selaku Humas Masjid Nusantara.

Dalam pertemuan tersebut ada 8 point penting yang diharapkan Pak Dubes, Heri Akhmadi ke PCINU Jepang, DKM Masjid Al-Ikhlas Kabukicho, dan DKM Masjid Nusantara. Salah satu diantaranya adalah tentang usaha peningkatan pencatatan atau data base WNI yang ada di Jepang. Untuk hal tersebut, Pak Dubes berharap PCINU, DKM Masjid Al-Ikhlas dan DKM Masjid Nusantara untuk dapat berperan aktif menginformasikan kepada anggota PCINU, jamaah Masjid Al-lkhlas Kabukicho dan Masjid Nusantara untuk segera mengisi pencatatan tersebut. Karena pencatatan ini sangat penting bukan hanya bagi KBRI melainkan bagi WNI sendiri sebagai langkah awal perlindungan Negara terhadap warganya. Jangan sampai kalau sudah ada apa-apa baru lapor, sebaiknya apa-apa dilaporkan dahulu sebelum apa-apa yang tidak diinginkan menimpa WNI, intinya adalah "apa-apa", hehehehe...KBRI sudah berupaya memudahkan pelaporan untuk pencatatan WNI di Jepang salah satunya adalah dengan pembuatan website Peduli WNI KBRI Tokyo, alamat websitenya adalah di : www.peduliwni.kemlu.go.id. Bahkan tidak hanya itu, keseriusan KBRI tentang pendataan terbukti dengan dibentuknya tim Satuan Tugas (SatGas Pendataan) WNI seperti yang terlihat pada gambar 1 dibawah ini. Khusus Jamaah Al-Ikhlas pasti kenal salah satu petugasnya juga merupakan salah satu DKM masjid Al-Ikhlas Kabukicho. So Guys, untuk kenyamanan dan keamanan kita bersama mari kita daftarkan diri kita untuk pendataan WNI di Jepang tersebut.

Gambar 1. Petugas Pendataan Portal Peduli WNI

Issue lainnya yang jadi Perhatian Pak Dubes adalah tantang kondisi frustasi beberapa mahasiswa karena ketidakmampuan menyesuaikan diri dengan sistem pendidikan di Jepang. Issue ini didapat sewaktu berdiskusi dengan PPI Jepang dan PPI Jepang sudah mengantisipasi dengan pembentukan divisi tentang konselor untuk hal tersebut. Pak Dubes pun akan mengadopsi ide bagus ini di KBRI dengan pembentukan konselor tetapi untuk cakupan yang lebih luas bukan hanya khusus mahasiswa tapi untuk semua WNI di Jepang termasuk para pekerja dan pemagang, PCINU diharapkan melakukan hal yang sama.

Issue lainnya yang menjadi atensi dari Pak Dubes adalah tentang suguhan keislaman dan kebudayaan yang kiranya bisa menjadi "soft diplomacy" ke Pemerintah Jepang. Pak Dubes mencontohkan Pencak silat atau hadroh seperti yang biasanya dilakukan oleh PCINU itu bagus untuk di liput dan digencarkan di acara-acara yang mengundang Pemerintah Jepang. Menyambung hal tersebut, Dr. Miftahul Huda menimpali dengan agar difasilitasi kebutuhan akan Taman Pendidikan Alquran (TPA) dan tempat latihan pencak silat. TPA, menurut ketua PCINU kebutuhan yang saat ini mendesak karena banyak mahasiswa, pemagang dan pekerja WNI yang datang ke Jepang bersama dengan keluarganya dan jika anak-anaknya tidak dibentengi ilmu agama yang kuat melalui TPA maka dikawatirkan akan mejadi permasalahan di kemudian hari. Pak Dubes pun mengamini hal tersebut dan sependapat dengan Ketua PCINU.

Saya pribadi sependapat dengan Pak Dubes, bahwa soft diplomacy dengan keislaman dan kebudayaan bisa menjadi salah satu media untuk mempererat hubungan dengan Pemerintah Jepang. Masjid Nusantara contohnya, selain menjadi tempat ibadah juga sudah banyak acara-acara keislaman dan kebudayaan islami yang sering diadakan disana. Diantaranya adalah TPA, Yasinan, hadroh dan lain-lain. TPA untuk dewasa dan anak-anak sendiri sebelum COVID melanda sudah sangat rame dan untuk TPA anak-anak pernah berprestasi menjadi juara 2 mading se-Tokyo seperti yang terlihat pada gambar 2. Walaupun masih pandemi pengajian secara daring juga tetap dilaksanakan dengan jadwal seperti yang dapat dilihat pada gambar 3. Kegiatan kekeluargaan pun senantiasa diadakan di Masjid Nusantara dengan makan bersama setelah yasinan dan Sholat Jumat seperti yang terlihat pada gambar 4 tentu karena masih dalam massa pandemi, protokol kesehatan tetap dikedepankan. Kegiatan-kegiatan ini ternyata mempunyai atensi dan ketertarikan tertentu bagi orang-orang Jepang. Hal ini terbukti dengan banyaknya orang Jepang yang bertanya tetang kegiatan tersebut untuk apa, kebudayaan dan agama Islam itu apa dan bagaimana.
Gambar 2. TPA Masjid Nusantara sebelum Pandemi Covid 19


Gambar 3. Jadwal Rutin Pengajian di Masjid Nusantara secara Daring dan off-line
Gambar 4. Foto makan setelah Jumatan sebelum pandemi Covid 19

Begitupun dengan kegiatan-kegiatan di Masjid Al-Ikhlas Kabukicho. Yasinan dan hadrohan menjadi kebiasaan rutin di Majid Al-Ikhlas kabukicho. Seperti kita ketahui bersama masjid Al-Ikhlas Kabukicho merupakan satu-satunya masjid yang unik karena berada di daerah hiburan malam di Tokyo. sehingga kegiatan hadroh dapat dilaksanakan disana tanpa mengganggu sekitar. Jika Bapak/ibu pembaca blog ini di Jepang dan ingin kirim doa untuk orang-orang yang sudah meninggal melalui kegiatan yasinan ini baik di Masjid Nusantara dan Il-Ikhlas pun memungkinkan dengan menghubungi DKM masjid

Gambar 5. Yasinan Masjid Al-Ikhlas Kabukicho

Gambar 6. Latihan tim hadroh di Masjid Al-Ikhlas Kabukicho sebelum COVID

Pandemi Covid 19 memang luar biasa efeknya bagi semua dan kehidupan tidak terkecuali perekonomian. Banyak toko-toko dan warung makan halal sudah banyak bertumbangan di Jepang karena kesulitan pemasukan tidak terkecuali terjadi juga di Masjid-masjid. Pendapatan masjid dari Infaq dan sodakoh yang digunakan untuk menutup kebutuhan harian dan bulanan untuk biaya sewa, kebersihan, gas, listrik dan makanan untuk para jamaah. Maka pada kesempatan tulisan ini saya mengajak bagi para jamaah dan umat Islam di Jepang serta khususnya Pak Dubes beserta jajaran dan stafnya (kalau baca tulisan ini) untuk dapat ikut serta bersodakoh agar masjid-masjid tetap kokoh berdiri dan melayani umat Islam di Jepang. 1000 yen perbulan mungkin tidak berarti bagi para bapak dan ibu karena hanya bisa beli rokok 2 bungkus tapi untuk masjid-masjid ini 1000 yen dari bapak dan ibu sangat berarti untuk kelangsungan keberadaaan masjid dan penyebaran agama Islam. Silahkan bagi bapak dan ibu kalau ingin bersodakah dan turut serta mendukung kegiatan syiar Islam di Jepang ini bisa melalui :

1. Masjid Nusantara
    Nama Bank : JP Bank
    No Rekening : 11320 - 01371941
    Atas Nama : マスジドアキハバラ
    Konfirmasi :
   nusantaraakihabara@gmail.com
2. Masjid Al-Ikhlas Kabukicho
    Nama Bank : JP Post
    No Rekening : 10110-94829471
    Atas Nama : マスジド カブキチョウ
    Konfirmasi : 
    masjidalikhlaskabukicho@gmail.com
3. LazizNU
    Nama Bank : JP Bank
    No Rekening : 10160 - 74152901
    Atas Nama : ラジスヌ
    Konfirmasi : 
    munir.akhmad7@gmail.com
      

Terakhir dari saya semoga tulisan ini bermanfaat dan mari kita ikut mensuksekan pendataan WNI di Jepang dengan ikut aktif mengisi di portal tersebut dan menghubungi kontak person di gambar 1 kalau punya kesulitan dalam mengakses maupun mengisi. Dan untuk Pak Dubes, Bapak Heri Akhmadi selamat bertugas semoga dibawah kepemimpinan Bapak KBRI lebih bisa melayani dan menjangkau semua WNI di Jepang.

Untuk keperluan diskusi dan lain-lain bisa menghubungi saya di :

Dr. Muhamad Yulianto, ST., MT
email : muhamad_yulianto@yahoo.com atau yulianto.tegal@gmail.com

Pengujian Pembangkit Listrik Organic Rankine Cycle dari bahan bakar batok kelapa Skala Lab (Experimental testing of Organic Rankine cycle from coconut shell for lab scale)

 Pengujian Pembangkit Listrik Organic Rankine Cycle dari bahan bakar batok kelapa Skala Lab

Experimental testing of Organic Rankine cycle from coconut shell for lab scale

Gambar 1. : Ilustrasi Pembangkit Listrik 

Tulisan ini adalah kelanjutan dari penelitian tentang potensi batok kelapa sebagai sumber atau bahan bakar untuk pembangkitan panas dan listrik yang bisa para pembaca lihat di link pengembangan tungku biomass dan pengembangan Organic Rankine cycle pada tulisan saya sebelumnya. Data-data dan video sudah lama diambil sejak awal tahun 2019 baru sempat ditulis diblok ini karena kesibukan kegiatan Post Doctoral saya diwaseda sejak April 2019.

Banyak para ahli yang menyuarakan tentang sudah saatnya Indonesia mengembangkan dan membangun Pembangkit Tenaga Listrik Tenaga Nuklir karena dinilai efisien dan bersih, pendapat itu menurut saya benar sekali tapi apakah untuk kondisi geografi dan iklim Indonesia sudah dinilai tepat dan sangat urgent? kalau masalah ini menurut saya Indonesia belum urgent karena kondisi geografi dan iklim Indonesia sangat masih memungkinkan dan berpotensi untuk pengembangan Pembangkit Listrik dengan tema Energi Terbarukan. Apapun itu, masih pro dan kontra tetapi daripada kita hanyut dalam pro dan kontra paling tidak kita melakukan pembuktian apa yang kita yakini salah satunya adalah dengan pembuatan Pembangkit Listrik Organic Rankine cycle berbahan batok kelapa ini.

Apa sih sebenarnya Pembangkit Listrik Organic Rankine Cycle (ORC) itu? Pada dasarnya Pembangkit Listrik Organic Rankine Cycle itu siklusnya sama dengan pembangkit listrik Tenaga Uap konvensional yang bisa dilihat dari gambar 2 pada tulisan ini. Yang membedakan adalah fluida kerja dan bahan bakarnya, Fluida kerja yang dipakai pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap Konvensional adalah air dan bahan bakarnya biasanya menggunakan batubara. Sedangkan Pembangkit Listrik Organic Rankine Cycle, fluida kerjanya menggunakan Refrigeran atau yang biasa kita kenal adalah freon (yang biasa dipakai di AC dan Kulkas) sedangkan bahan bakarnya bisa dari apa saja termasuk limbah sampah maupun limbah pertanian dan juga radiasi matahari. Dalam tulisan ini berusaha menggunakan limbah pertanian yaitu batok kelapa. Inti dari siklus pada gambar 2 adalah fluida kerja dalam wujud cair dipompa ke Heat Exchanger untuk diubah wujudnya menjadi uap, dibagian inilah energi input (berupa panas) diperlukan. Energi input kalau dipembangkit listrik tenaga uap konvesional menggunakan batubara karena energi panas yng diperlukan untuk merubah fase cair ke uap untuk air sangat tinggi sedangkan pada ORC energi panas yang diperlukan untuk merubah wujud dari cair ke uap untuk refrigerant relatif lebih kecil. Untuk air akan berubah wujud menjadi uap pada suhu 100 derajat Celcius dan untuk aplikasi pembangkit listrik karena yang dibutuhkan uap kering atau superheated biasanya diaplikasikan kurang lebih 350 derajat Celcius. Sedangkan untuk Refrigerant relatif lebih kecil rentangnya antara 65 derajat Celcius sampai 150 derajat celcius. Kemudian Uap Itu akan menggerakan Turbin dan turbine ini di couple dengan generator untuk pembangkitan energi listriknya. Dari Turbine ini fluida kerja harus dirubah lagi wujudnya menjadi Cair sebelum masuk ke Pompa melalui Heat Exchanger lagi.

Gambar 2. Siklus Pembangkit Listrik Tenaga Uap

Sekarang kita lihat apa yang sudah kami buat di Divisi Energi Terbarukan Departemen Teknik Mesin dan Biosistem Fakultas Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor. Bahan Bakar yang dipakai untuk pembangkitan  Energi panas yang diaplikasi pada ORC di kami adalah menggunakan Batok kelapa sedangkan fluida kerja/refrigerant yang digunakan adalah R134.  Tampilan ORC yang dikembangkan oleh kami bisa dilihat pada gambar 3. Kekurangan yang mesti diperbaiki pada alat kami adalah penggunaan Pompa dan Turbine serta generator yang tidak semestinya sesuai fungsinya. Pompa yang kami gunakan adalah Pompa Amonia bukan pompa khusus refrigeran sehingga kada terjadi kebocoran di seal yang tidak tahan terhadap refrigeran R134a. Sedangkan pada turbine kami menggunakan kompresor ac mobil yang dimodifikasi tidak menggunakan turbine yang semestinya. untuk generator kita menggunakan generator untuk mainan mobil-mobilan anak-anak tidak menggunakan generator semestinya. Pada percobaan kali ini dengan kondisi sedanya seperti diatas mampu menyalakan lampu LED, paling tidak hal ini membuktikan bahwa Batok kelapa sebagai limbah pertanian mampu digunkan untuk ORC, selain itu juga bahwa dengan kemampuan dan keadaan yang seadanya kita mampu membuat Pembangkit Listrik ORC skala Lab. Vidio pengujian dapat dilhat pada link tentang pengujian ORC ini

Gambar 3. ORC berbahan Batok Kelapa

Gambar 4. Pengujian ORC berbahan Batok Kelapa

Dari Hasil Pengujian sementara ORC berbahan batok kelapa ini, mampu menghidupkan lampu LED dengan daya tercatat 100-200 Watt dengan effisiensi maksimum 8%seperti yang dapat dilihat pada gambar 5. Tentu hasil ini masih sangat kecil hal ini dikarenakan Pompa, Turbine dan Generator yang masih seadanya hasil kreasi kami bukan menggunakan yang standar digunakan pada ORC secara umum. 
Gambar 5. Hasil Sementara Pengujian ORC berbahan Batok kelapa

Hasil Publikasi lainnya tentang ORC bisa dilihat pada bagian berikut ini :

Saya rasa untuk sementara cukup sampai disini dulu, jadi menurut saya masih banyak yang bisa dikembangkan tentang pembangkit listrik di Indonesia dengan Memanfaatkan kondisi georafis dan iklim di Indonesia terutama yang berkaitan dengan Energi Terbarukan

Untuk keperluan diskusi dan lain-lain bisa menghubungi saya di :

Dr. Muhamad Yulianto, ST., MT
email : muhamad_yulianto@yahoo.com atau yulianto.tegal@gmail.com







TIP DAN TRIK MENYUSUN SURAT LAMARAN KERJA DAN BIODATA DIRI

TIP DAN TRIK MENYUSUN SURAT LAMARAN KERJA DAN BIODATA DIRI

sumber gambar ilustrasi diambil : 

Mencari dan melamar pekerjaan adalah salah satu tahapan bagi semua orang yang menginginkan mendapatkan penghasilan dari bekerja apapun latar pendidikannya baik lulusan SMK/SMA, Diploma 3 (D3), Sarjana (S1/D4), Magister (S2), Doktor (S3). Sebenernya tahapan ini sama dengan tahapan kita mencari pasangan hidup untuk mendampingi hidup kita. Tahapan yang dilakukan pun hampir sama dan bisa kita analogikan dengan mencari pasangan hidup seperti yang digambarkan pada gambar 1 dibawah ini. Tahapannya antara lain Mencari lowongan pekerjaan, Menulis dan mengirimkan Surat lamaran dan biodata diri, test psikotest, Interview dan akhirnya kalau kita beruntung kita akan mendapatkan pekerjaan tersebut. Nah pada blog tulisan kali ini hanya akan dibahas tentang bagaimana mencari lowongan pekerjaan dan membuat surat lamaran kerja serta biodata diri.
  
Gambar 1. Analogi melamar pasangan hidup dan pekerjaan

Mencari pekerjaan saat ini tentu lebih mudah dan banyak caranya baik melalui off line maupun online. Melalui off line bisa dilakukan dengan membaca koran dan surat kabar seperti Kompas, Republika, pikiran rakyar, Suara merdeka dan lain sebagainya. lowongan pekerjaan di media off line ini biasanya akan banyak dijumpai setiap hari Sabtu dan Minggu. Sedangkan mencari pekerjaan secara online bisa melalui situs-situs resmi seperti : Jobstreet, Jobsdb, karir.com, qerja.com, dan yang resmi dari pemerintah adalah melalui karirhub.kemenaker.go.id.
Gambar 2. Cara mencari kerja secara off line dan Online

Biasanya untuk masalah recruitment disuatu perusahaan atau instansi dilakukan oleh salah satu bagian yaitu bagian HRD khususnya personalia. Bagian ini termasuk salah satu bagian yang biasanya sangat sibuk apalagi kalau dalam perusahaan yang keluar masuknya sangat tinggi. Bagian ini melayani semua departemen yang ada di dalam perusahaan sehingga waktu mereka dalam menyeleksi surat lamaran dan biodata sangat sedikit seperti ilustrasi yang bisa anda digambar 3 dan video ini. Sehingga kita sebagai pelamar kerja harus dapat menyediakan surat lamaran dan biodata yang dikemas secara apik dan mendapatkan perhatian HRD dalam sekejap atau istilah asingnya adalah "EYE CATCHING"
Gambar 3. Ilustrasi kesibukan HRD

Di tulisan ini akan kita coba bahas bagaimana membuat surat lamaran dan biodata agar bisa menarik perhatian HRD dalam waktu singkat. Ketika mengirimkan surat lamaran kerja dengan Off line tentu kita menggunakan amplop, yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut :
1. Envelop harus menarik dan jelas
    Pada Envelop harus mengandung item-item seperti : Kepada siapa lamaran ditujukan, posisi yang dilamar, identitas dan alamat pelamar yang jelas
2. Pada bagian Envelop boleh ditambahkan kata-kata yang menarik tapi tidak berlebihan seperti yang terlihat pada gambar 4
Gambar 4. Contoh Envelop lamaran kerja

Sedangkan kalau dengan secara on line tentu adalah alamat email kita jangan sampai alay. Alamat email sebaiknya yang mengandung nama kita misalnya : muhamad_yulianto@yahoo.com. jangan sampai membuat alamat email untuk melamar pekerjaan dengan menggunakan alamat email yang alay misalnya : 4q_4l4y_b67@yahoo.com. Kemudian dibagian judul/subject tulisa sesuai pandauan yang ada pada perusahaan atau instansi. misal kan dibebaskan maka sebaiknya mengandung nama kita, posisi yang dilamar dan no telp/hp Kita.

Surat lamaran sebaiknya terdiri dari :
1. Kepala Surat
2. Nama dan jabatan yang dituju
3. Salam pembuka
4. Informasi diri anda
5. Penutup
6. Tanda tangan

Sedangkan Biodata diri sebaiknya terdiri dari berikut :
1. Identitas
2. Kemampuan
3. Latar belakang Pendidikan
4. Pengalaman Kerja
5. Kapasitas dan prestasi
6. Penutup.

Untuk detail mengenai tip dan trik surat lamaran dan biodata diri ini bisa didownload pada link ini
Untuk sementara tentang  surat lamaran dan biodata diri sampai sini dulu. Untuk keperluan diskusi dan lain-lain bisa menghubungi saya di


Dr. Muhamad Yulianto, ST., MT
email : muhamad_yulianto@yahoo.com atau yulianto.tegal@gmail.com







CERITA PERJALANAN KE TOKYO JEPANG

  
Gambar 1. Foto dengan latar belakang bunga sakura

Ada yg tau atau bisa nebak foto itu dimana? Saya yakin hampir semua pembaca pasti tau foto itu dimana dan saya yakin para pembaca bisa nebak bahwa foto itu ada di Jepang. Tau dari mana?tentu tau dari background foto yang terdapat bunga sakuranya, karena bunga sakura identik dengan Negara Jepang. Foto tersebut tepatnya di daerah Higashi murayama masih kawasan Tokyo yang merupakan ibukota Negara Jepang. Ok, kita bukan mau membahas foto tersebut ya tapi tulisan kali ini akan membahas pengalaman perjalanan ke Tokto jadi siapa tau bisa menjadi referensi kalau temen-temen semua berkunjung ke Tokyo.

Tentu seperti kunjungan keluar negeri pada umumnya, kita harus punya paspor dan visa. tentang persyaratan pasport bisa diurus di kantor Imigrasi masing-masing daerah, saya kebeneran di Daerah Bogor sehingga ngurus pasportnya juga di daerah Bogor dan pengurusannya bisa Online maupun lewat WhatsApp. Persyaratan-persyaratan untuk pembuatan pasport di Bogor bisa dilihat di link berikut ini (Imigrasi Bogor). Sedangkan pengurusan visa, untuk waktu tinggal lama lebih dari 90 hari biasanya membutuhkan COE (Certificate of Eligibility) dari Institusi yang memanggil kita. Pengurusan visa saya sendiri diurus di wilayah yuridiksi Jakarta, tentang syarat-syarat pengurusan Visa Bisa dilihat di link berikut ini (Visa Jepang). COE adalah semacam undangan dari Institusi yang memanggil kita. COE merupakan surat keterangan yang berisi tentang kelayakan seseorang untuk tinggal di Jepang dalam jangka waktu tertentu. Bentuk COE dapat dilihat pada gambar 2. 
 
Gambar 2. Salah Satu Contoh Certificate of Eligibility (COE)
 
Nah setelah nanti tiba di Bandara di Jepang, COE ini nanti akan ditukar dengan Residential Card seperti yang dapat dilihat pada gambar 3 dan 4, Pada bagian belakang Residential harus sudah terisi paling lambat 14 hari kerja ketika kita sudah ada dijepang jadi alangkah baiknya jika temen-temen semua datang ke Jepang sudah punya tempat tinggal sehingga pada bagian belakang bisa segera terisi alamat tempat tinggalnya.Setiap perpindahan alamat nanti akan tertulis di halaman balakang Residence Card Halaman belakang tersebut. Nah tempat melaporkan alamat tempat tinggal dan yang mencetak halaman belakang tersebut namanya City Hall atau kalau di Indonesia namanya Kelurahan/Kecamatan.

Gambar 3. Residen Card Halaman Depan

Gambar 4. Residen Card Halaman Belakang
Tapi jangan horor dulu denger kata kecamatan/keluarahan ya...kecamatan/kelurahan di Jepang sangat beda jauh pelayanannya. antrian tidak boleh lebih dari 30 menit, kalau lebih pegawainya bisa langsung disamperin sama pegwai yang lain atau sama supervisornya. So guest, jangan kawatir teman-teman akan enjoy dan tidak banyak menghabiskan waktu disini. Tarifnya pun sudah tertera. O Iya ada yang kelupaan, sebelum ke City Hall, teman-teman juga harus sudah punya "Hangko" atau stempel nama kita, jadi di Jepang yang merepresentasikan tanda tangan salah satunya adalah Hangko. Di City Hall juga nanti teman-teman akan langsung didaftarkan asuransi kesehatannya karena asuransi kesehatan wajib dimiliki setiap orang yang tinggal di Jepang, sama lah kaya di Indonesia adalah BPJS. Kartu asuransi kesehatan akan dikirim ke alamat kita 2 atau 3 hari kemudian, nah ini ada ajaibnya di masalah kartu asuransi ini. Jika pak pos nya g ketemu kita angsung maka akan ada surat yang ada barcodenya, scan barkode itu akan langsung terkoneksi ke web dimana kita bisa janjian sama tukang posnya yang kira-kira waktu pak posnya langsung bisa serah terima ke kita langsung, amazing kan ya, hahahahaha. tidak main titip-titipan kaya pos di Indonesia. Kemudian yang g kalah penting adalah teman-teman harus minta surat keterangan tempat tinggal atau dikenal dengan nama "Juminho" seperti yang terlihat pada gambar 5. 
 Gambar 5. Contoh Juminho

Nah, selanjutnya tentang tempat tinggal. Karena kalau bisa sebelum ke Jepang teman-teman harus sudah punya tempat tinggal karena pada saat urus visa dan residence card juga harus jelas alamat tinggalnya dimana. Banyak agen-agen apato (Apartmen) Apartemen di Tokyo, dan kalau di sekitar Tokyo memang harganya luar biasa mahalnya. Ada yang untuk single ada juga yang untuk keluarga. Kalau untuk sementara mungkin bisa di "BnB". Singkat saja, agen yang saya pakai adalah "Tokyo Apartment" karena agen ini yang paling mudah di akses bisa lewat Facebook melalui link ini. Sedangkan melalui web bisa di akses melalui link tokyo apartment. Nah ada satu tempat lagi berkaitan dengan tempat tinggal yang menurut saya tempatnya enak, nyaman dan boleh dibilang miring harganya. Tetapi tempat ini khusus untuk yang datang ke Tokyo sendirian tidak sama keluarga dan syaratnya adalah mahasiswa/Postdoctoral, nama Tempatnya adalah "Takasago Student House".Tempat ini mirip kos-kosan kalau di Indonesia, Tempatnya di Higashi Murayama, dekat dengan stasuin kereta Sheibu Shinjuku yaitu stasiun Hagiyama. Dari stasiun tersebut cuma 500 meter. Ditempat ini mayoritasnya adalah orang Indonesia jadi lumayan lah untuk penyesuaian diri. Bagian Depan "Takasago Student House" seperti yang terlihat pada gambar 6.Kos-kosan ini ada 4 lantai, dan tiap lantai ada Toilet, Kamar mandi (ada air panasnya), Dapur, dan tempat nyuci serta tempat jemur baju seperti yang terlihat pada gambar 7, 8, 9, 10, 11. Di lantai 1 pun sudah tersedia ruang tamu, olah raga (tenis meja), Tempat belajar (karena sebagian besar orang Indonesia, tampat ini dijadikan tempat sholat berjamaah) Seperti yang terlihat pada gambar 12, 13, 14 dan 15. Bagian dalam kamarnya pun sudah lengkap beberapa perabotan seperti dipan dengan kasurnya, lemari baju dan lemari tempat narung barang-barang, meja belajar, Pendingin dan pemanas, kursi seperti yang terlihat pada gambar 16.
 Gambar 6. Bagian depan Takasago Student House.

 Gambar 7. Tempat kamar-kamar di lantai 1

 Gambar 8. Toilet di lantai 1(Lantai 2,3,4 tipenya sama)

 
 Gambar 9. Dapur (Lantai 2,3,4 tipenya sama)
 Gambar 10 Tempat Nyuci tersedia mesin cucu dan pengering (Lantai 2,3,4 tipenya sama)

Gambar 11. Kamar mandi (Lantai 2,3,4 tipenya sama)

Gambar 12. Tempat administrasi (bayar kosan)

Gambar 13. Ruang tamu

Gambar 14. Ruang Olah Raga (Tenis Meja)

Gambar 15. Ruang Belajar (Jadi tempat sholat, hahahah)
Gambar 16. Kamar di Takasago Student House
 Gambar 17. Party di Takasago Student House 1

  Gambar 18. Party di Takasago Student House 2

 Gambar 19. Party di Takasago Student House 3
Bagi muslim khususnya laki-laki, tentu ketika kita di suatu daerah atau tempat masjid merupakan hal utama yang mesti kita ketahui karena berkaitan dengan pelaksanaan sholat Jumat. Di Tokyo, khususnya di daerah Kabukicho ada satu masjid yang jemaahnya kebanyakan dari Indonesia, nama masjidnya adalah masjid Al-Ikhlas seperti terlihat pada gambar 20. Masjid ini menarik karena berada di tengah-tengah kabukicho yang merupakan salah satu daerah "Hitam" di Tokyo. Maksudnya daerah "Hitam" adalah, daerah ini banyak klub-klub malam, pelacuran, dan hal-hal negatif lainnya yang hampir sebagian besar dikuasai Yakuza. Banyak orang-orang penting Indonesia yang berkunjung ke Masjid ini karena uniq bs berdampingan dengan hal-hal negatif tersebut. Orang-orang disekitarnya pun tidak ada yang menggang, malah masjid ini dalam pengawasan Kepolisian Tokyo dan setiap Jumat masjid ini dijaga oleh 2 orang Polisi Jepang, menarik kan bro....Di masjid ini juga setiap malam jumat diadakan Yasinan dan makan bersama.
Gambar 20. Masjid Al-Ikhlas Kabukicho
Saya rasa sekian dulu cerita tentang perjalanan ke Tokyo, next kita sambung tentang makanan-makanan halal disekitar Tokyo, walaupun bercandaan dari teman-teman di Takasago Student House kalau mau halal tinggal bawa "cap halal"nya, hahahahaha. Untuk mengetahui lebih lanjut dapat menghubungi saya di 



Dr. Muhamad Yulianto, ST., MT
email : muhamad_yulianto@yahoo.com atau yulianto.tegal@gmail.com













Perkembangan Aplikasi Metode Pendinginan Hemat Energi

Gambar ilustrasi kenaikan suhu bumi
(Diambil dari : https://mengakujenius.com/12-macam-komponen-abiotik-dan-fungsinya-bagi-kehidupan/)

Seperti kita ketahui bersama bahwa suhu dipermukaan bumi setiap tahunnya semakin meningkat dikarenakan kenaikan aktifitas manusia baik dalam rumah tangga, perkantoran, industri maupun transpotasi. Kenaikan suhu bumi ini membuat orang-orang merasa tidak nyaman, sehingga untuk mencapai kenyamanan banyak orang menggunakan pendingin udara untuk diruangan atau biasa disebut AC (Air Conditioner) dan juga kulkas/lemari est/coldstorage untuk mendinginkan makanan. 

Ada berbagai macam metode yang digunakan pada sistem pendingin diantaranya :
1. Pendinginan Kompresi uap,
2. Pendinginan Absorpsi
3. Pendinginan Adsorpsi
4. Pendinginan Thermo-Electric
5. Pendinginan Thermoaccoustics
Dari semua metode diatas yang saat ini sudah banyak diaplikasikan adalah metode pendinginan kompresi UAP karena dinilai yang mempunyai performansi terbaik. Aplikasi pendinginan kompresi uap diantaranya pada AC rumah, perkantoran, apartemen, hotel, rumah sakit, transportasi, coldstorage, dan lain sebagainya
Gambar Aplikasi pendinginan kompresi uap

Pada tulisan ini, kita akan berfokus pada pendinginan kompresi uap dan thermo-accoustic yang saya dan tim lakukan penelitiannya. Seperti kita ketahui bahwa penggunaan metode sistem pendingin yang saat ini banyak diaplikasikan adalah sistem pendingin kompresi uap. Metode ini banyak digunakan karena performansinya sampai saat ini belum ada yang menandingi, Indikator Performansi sistem pendingin biasanya disebut COP (Coefficient of Performance). Mesin pendingin kompresi uap secara umum terdiri dari beberapa komponen, yaitu kompresor, kondenser, katup ekspansi dan evaporator dengan analisa termodinamika siklus pada diagram T-S seperti gambar dibawah ini. Untuk detail fungsi masing-masing alat dan perhitungannya dapat dilihat di web ini juga pada bagian "about Course".

 
Gambar diagram T-S analisa sistem pendingin kompresi uap

Sistem pendingin kompresi uap ini mempunyai kelemahan konsumsi energi yang tinggi dan berpotensi dalam menyumbang pemanasan global (Global Warning Potential /GWP) pada penggunaan fluida kerjanya. Oleh karena itu Pekerjaan Rumah dari para peneliti di bidang pendingin kompresi uap adalah bagaimana membuat mesin pendingin kompresi uap hemat energi dan menggunakan fluida kerja yang ramah lingkungan. Nah, saya dan tim berusaha "Incharge" pada penghematan energi seperti pada tulisan-tulisan sebelumnya (ORC dan Tungku). Para peneliti di bidang pendingin kompresi uap sudah menyaikan bahwa penggunaan control yang dikenal dengan Inverter pada mesin pendingin kompresi uap dapat menghemat energi sebesar 10-15%, dan ini sudah banyak diaplikasikan. Saya dan Tim untuk penghematan energi ini mencoba berinovasi dengan penyimpanan thermal menggunakan Phase Change Material (PCM) di tulisan lainnya kita akan bahas lebih dalam lagi tentang PCM. Logika yang digunakan adalah ketika suhu mesin pendingin telah mencapai temperature yang diinginkan maka inverter akan bekerja mematikan kompresor, ketika kompresor mati bagaimana caranya agar thermal yang tersimpan pada evaporator bisa dalam waktu yang lama sehingga dapat menghemat energi lebih besar. Pembuatan sistem pendingin kompresi uap untuk pengujian ini dapat dilihat pada gambar dibawah.

Gambar Set-Up Mesin Pendingin Kompresi Uap

Hasil dari pengujian sistem dengan PCM dan fluida kerja R134a dapat dilihat bahwa waktu kompresor mati lebih lama dibandingkan dengan yang tanpa PCM sehingga terdapat potensi penghematan daya. Pada grafik hasil pengujian dengan tekanan masuk evaporator 1.8 bar dapat dilihat bahwa suhu vaporator bisa mencapai 0 derajat Celsius dan potensi penghematan daya listrik sebesar 19% seperti yang terlihat dibawah ini. 

Gambar hasil pengujian tekanan 1.8 Bar

                                Tabel penghematan daya

Penelitian lainnya yang saya dan tim lakukan berkaitan dengan pendingin adalah thermoaccoustic. Metode ini bisa dibilang baru dan mempunyai kesempatan lebih luas untuk diteliti. Thermoaccoustic ini merupakan metode pendinginan yang memanfaatkan suara dengan frekuensi tertentu sehingga terjadi perbedaan temperature di sisi panas dan sisi dingin. secara garis besar, thermo-accoustic terdiri dari komponen : Driven yang berupa sumber suara, Stack, resonator dan lain sebagainya seperti yang terlihat pada gambar dibawah ini. 

 
Gambar skema pendinginan thermoaccoustic 

Di penelitian saya dan tim berusaha untuk memanfaatkan produk-produk pertanian, dimana resonator kami gunakan adalah bambu dan stack yang kami gunakan adalah sabut kelapa. Pertimbangan penggunaan bambu dan sabut kelapa adalah untuk meningkatkan daya jual dan juga memanfaatkan limbah dari bahan pertanian.Set-up experimental pengujian thermo-accoustic seperti pada gambar dibawah ini

 
Gambar Eksperimental set-up 1

 Gambar Eksperimental set-up 2
Hasil pengujian dari penggunaan bambu dan stack dari sabut kelapa bisa dilihat disini.  hubungan antara frekuensi dan perbedaan suhu yang dihasilkan dapat dilihat pada gambar dibawah ini. Dari hasil tersebut memungkinkan penerapan pendinginan thermoaccoustic untuk penyimpanan buah dan sayuran.
 
 Gambar grafik Hubungan Frekuensi dan Perbedaan suhu pada beberapa kondisi jarak

 
 Gambar grafik Hubungan perbedaan suhu sisi panas dan dingin

Untuk sementara tentang  penelitian metode pendinginan sampai disini dulu. Untuk keperluan diskusi dan lain-lain bisa menghubungi saya di


Dr. Muhamad Yulianto, ST., MT
email : muhamad_yulianto@yahoo.com atau yulianto.tegal@gmail.com




Selamat Datang Duta Besar Repulik Indonesia untuk Jepang Bapak Heri Akhmadi

Sudah sejak lama Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Jepang dipimpin oleh Kuasa Usaha Ad-interim Bapak Tri Purnajaya tepatnya semenjak D...